Searching...
Sunday, June 16, 2013

Tablet Effervescent


Effervescent  didefinisikan sebagai bentuk sediaan yang menghasilkan gelembung gas sebagai hasil reaksi kimia dalam larutan. Gas yang dihasilkan umumnya adalah karbondioksida (CO2). Serbuk effervescent  merupakan salah satu bentuk bahan pangan kering. Suatu bahan pangan kering yang dapat diterima harus mempunyai rasa, bau, dan kenampakan yang sebanding dengan produk segar, dapat direkonstruksi dengan mudah dan mempunyai stabilitas penyimpanan baik. Dasar formula tablet effervescent  adalah reaksi antara senyawa asam dengan karbonat atau bikarbonat menghasilkan karbondioksida. Bila tablet dimasukkan ke dalam air, maka akan terjadi reaksi kimia secara spontan antara asam dan natrium membentuk garam natrium, CO2, serta air. Reaksi ini memberikan efek sparkle atau rasa seperti pada rasa minuman soda dan berjalan cukup cepat, umumnya selesai dalam waktu kurang dari satu menit dan menghasilkan larutan yang jernih. Produk jenis ini banyak digemari karena penggnaannya memerlukan segelas air dingin dan tidak perlu mengaduknya agar cepat larut, serta menghasilkan larutan yang jernih.

Gambar  Tablet Effervescent
Formula tablet effervescent  terdiri dari sodium bikarbonat, asam tartrat, dan asam sitrat. Reaksi antara asam sitrat dengan sodium bikarbonat pada produk effervescent  dijabarkan seperti pada persamaan reaksi 1.
H3C6H5O7.H2O + 3NaHCO3          menjadi           Na3C6H5O7 + 4H2O + 3CO2


Asam sitrat                  Natrium bikarbonat                                 Natrium sitrat      Air           Karbondioksida
Sedangkan reaksi antara Natrium bikarbonat dan asam tartrat adalah:
H2C4H4O6   +   2NaHCO3              menjadi          Na2C4H4O6 + 2H2O + 2CO2
Asam tartrat            Natrium bikarbonat                  Natrium tartrat    Air          Karbondioksida
Formula minuman serbuk biasanya disesuaikan dengan rasa dalam bentuk cairnya. Minuman dalam bentuk serbuk ini memiliki keunggulan yaitu kestabilan produk dan massanya lebih kecil serta bisa memenuhi permintaan dalam skala besar.
Proses pembuatan tablet effervescent  dibuat dengan cara mengempa bahan-bahan aktif berupa sumber asam dan sumber karbonat. Bila tablet effervescent  dimasukkan kedalam air, mulailah terjadi reaksi kimia antara sumber asam dan sumber karbonat tersebut sehingga membentuk garam natrium dari asam kemudian menghasilkan gas dalam bentuk karbondioksida (CO2).
Sebagian besar tablet effervescent  yang beredar dipasaran menggunakan Vitamin C atau asam askorbat sebagai zat aktif. Asam askorbat adalah vitamin yang sangat larut dalam air, bersifat mengasamakan dan pereduksi. Selain asam askorbat sumber karbonat yang umum digunakan dalam pembuatan tablet effervescent  adalah Natrium bikarbonat (NaHCO3) dan natrium karbonat (Na2CO3). Natirum bikarbonat merupakan bagian terbesar sumber karbonat dengan kelarutan yang sangat baik dalam air, non higroskopis serta tersedia secara komersil mulai dari bentuk bubuk sampai granular. Natrium bikarbonat mampu menghasilkan 52% karbondioksida. Sumber asam berperan sebagai asidulan yang akan bereaksi dengan sumber karbonat menghasilkan karbondioksida ketika keduanya bercampur dalam air. Asidulan merupakan senyawa kimia bersifat asam yang ditambahkan pada proses pengolahan makanan atau minuman dengan berbagai tujuan seperti pemberi rasa, penegas rasa dan warna, pengawet serta dapat digunakan untuk menyelubungi after taste yang tidak disukai.
Sumber asam yang umum digunakan dalam proses pembuatan tablet effervescent  adalah asam sitrat dan asam askorbat. Asam sitrat memiliki kelarutan yang tinggi dalam air dan mudah diperoleh dalam bentuk granular. Alasan inilah yang menyebabkan mengapa asam sitrat lebih sering digunakan sebagai sumber asam dalam proses pembuatan tablet effervescent.
                Effervescent artinya berhubungan dengan gas atau gelembung-gelembung. Jadi, suatu tablet disebut effervescent tablet jika tablet itu menghasilkan gelembung-gelembung gas ketika dimasukkan dalam air. Gas yang keluar adalah gas karbondioksida (CO2), sama dengan gas yang ada dalam minuman cola. Pada tablet effervescent, gas CO yang telah dipadatkan dicampur dengan vitamin. Gas akan segera larut ketika tablet ini dimasukan dalam air, dan secara otomatis butiran-butiran obat atau vitamin akan ikut larut juga. Di dalam air, karbon dioksida akan berubah menjadi asam karbonat yang memberikan rasa “menggigit” pada minuman bersoda atau pada larutan effervescent tablet.

1 comments:

Blog ini Berisi Sharing & Caring Tentang Ilmu Pengetahuan