Searching...
Saturday, June 29, 2013

POLIAKRILAMIDA


Poliakrilamida dapat dikondisikan sebagai polimer yang netral, kationik, anionik, atau amfoter dengan sifat fisika dan kimia  panjang dan berat molekul yang bervariasi. Sebenarnya terdapat ratusan formulasi poliakrilamida yang spesifik, tergantung pada panjang rantai polimer dan jenis dari gugus fungsi yang disuubstitusikan sepenjang rantai. Poliakrilamida disintesis dari gas alam dan telah digunakan pertama kali setengah abad yang lalu untuk penggembur tanah.

Monomer dari Poliakrilamida
 
Poliakrilamida adalah polimer (-CH2CHCONH2-) yang terbentuk dari subunit akrilamida yang juga dapat melalui ikatan silang. Akrilamida dibutuhkan untuk digunakan dalam percobaan laboratorium yang baik untuk menghindari terjadinya keracunan karena itu berupa neurotoksin. Poliakrilamida tidak beracun, tetapi akrilamida nonpolimerisasi dapat ditunjukan dalam polimerisasi akrilamida. Oleh karena itu direkomendasikan untuk menanganinya dengan suatu ketetapan. Pada bentuk ikatan silang, poliakrilamida merupakan penyerap air yang tinggi, membentuk gel yang lembut yang digunakan pada beberapa aplikasi seperti gel elektroforesis poliakrilamida dan pada pembuatan lensa kontak yang lembut. Pada bentuk rantai lurus poliakrilamida juga digunakan sebagai bahan pengental dan agen penghambat. Namun kebanyakan poliakrilamid terdapat dalam bentuk cair. Cairan ini disubkategorikan sebagai larutan dan polimer emulsi.


Polimer emulsi memerlukan peralatan istimewa seperti sistem polimer campuran makanan untuk mengaktifkan kembali emulsi menjadi bentuk yang aktif dan menghasilkan perbandingan yang benar dari polimer menjadi air. Bentuk anionik dari poliakrilamida sering digunakan sebagai penggembur tanah pada lahan pertanian dan letak konstruksi untuk mengendalikan erosi. Bentuk non ionik dari poliakrilamida telah diketahui berperan penting dalam industri air  minum. Garam logam trivalent seperti besi klorida dan aluminium klorida dijembatani oleh rantai polimer yang panjang dari poliakrilamida. Hasil ini memberikan kenaikan yang signifikan pada tingkat flokulasi.

0 comments:

Post a Comment

Blog ini Berisi Sharing & Caring Tentang Ilmu Pengetahuan